TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI KEUNGGULAN KOMPUTITIF

Posted: November 6, 2010 in Uncategorized

Perusahaan dan lingkungannya

Konsep manajemen pengetahuan sebagai keunggulan dalam bersaing telah lama dipopulerkan oleh para ahli manajemen. Oraganisasi harus secara efisien dan efektif dalam menciptakan, mengalokasikan dan mengangkap serta membagi pengetahuan dan keahliannya untuk mengaplikasikan dalam menyelesaikan masalah dan memanfaatkan peluang.penghargaan dan pelembagaan peran pengetahuan dan pembelajaran merupakan pendekatan yang efektif untuk membangun landasan kemampuan bersaing organisasi. Organisasi harus memanfaatkan pengetahuannya untuk membangun stategi. Untuk secara jelas menghubungkan manajemen dengan strategi, organisasi harus mengartikulasikan kemauan strategiknya, mengidentifikasi pengetahuan yang diperlukan untuk melaksanakan strategi yang diinginkan, dan membandingkannya dengan pengetahuan actual untuk menjembatani perbedaan strategik.

Perusahaan memiliki banyak hubungan terhadap pihak eksternal, hubungan ini dapat dilihat dan tercermin dalam berbagai macam hubungan yang terkait. Suatu perusahaan tidak dapat berdiri sendiri tanpa adanya kerjasama dan bantuan dari para karyawannya, supplier, pemegang saham, pelanggan, dan masyarakat. Dalam hal menigkatkan persaingan, suatu perusahaan juga butuh pesaing bisnis agar dapat lebih maju dan berkembang. Hubungan tersebut termasuk kedalam kebutuhan perusahaan akan uang, personil, dan material.

Keunggulan kompetitif

Suatu perusahaan pasti ingin memiliki suatu keunggulan tersendiri dibandingkan dengan para pesaingnya. Berbagai cara pastilah dilakukan, seperti halnya peningkatan mutu dan kualitas barang atau jasa, peningkatan pelayanan, penyediaan barang dan jasa yang lebih murah, dan lain-lain.

Pada bidang komputer, keunggulan kompetitif mengacu pada penggunaan informasi untuk mendapatkan pengaruh terhadap pasar. Perusahaan juga tidak selamanya hanya mengandalkan pada sumberdaya fisik, tetapi pada sumber daya konseptual yang unggul baik data dan informasi yang dapat digunakan harus sama baiknya.

Sumber Daya Informasi

Perangkat keras komputer, perangkat lunak komputer, spesialis informasi, user, data base, dan informasi merupakan suatu sumber daya informasi. Sumber daya informasi tersebut harus dikelola dengan baik oleh perusahaan untuk mendapatkan suatu hasil yang menjadi target perusahaan. Untuk itu diperlukan manajer khusus yang mengelola informasi tersebut.

CIO (Chief Operation Officer) yaitu manajer jasa informasi yang menyumbangkan keahlian manajerialnya bukan saja untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan sumberdaya informasi, tetapi juga area operasi perusahaan lainnya. Seorang manajer informasi dapat berperan sebagai CIO dengan mengikuti saran-saran berikut:

1.       Sediakan waktu untuk pelatihan bisnis, selain teknologinya

2.       Buat kemitraan dengan unit-unit bisnis dan line managemen

3.       Fokuskan pada perbaikan proses dasar bisnis

4.       Jalankan pada perbaikan proses dasar bisnis

5.       Jelaskan biaya-biaya IS dalam istilah-istilah bisnis

6.       Bangun kepercayaan dengan menberikan jasa IS yang dapat diandalkan

7.       Jangan bersifat defensive

Perencanaan Strategis

Perencanaan jangka panjang perusahaan dalam mencapai tujuan-tujuan perusahaan, menentukan dan mengidentifikasi masalah-masalah yang akan terjadi di masa yang akan datang, untuk itulah diperlukanlah suatu perencanaan strategis. Setiap area-area fungsional perusahaan harus bertanggung jawab untuk mewujudkan dan mengembangkan strategis tersebut. Rencana-rencana fungsional merinci bagaimana area-area tersebut akan mendukung perusahaan saat perusahaan bekerja menuju tujuan strategisnya.

Konsep Manajemen Sumber Daya Informasi

Manajemen sumberdaya informasi adalah aktivitas yang dijalankan manajer pada semua tingkatan dalam perusahaan dengan tujuan mengidentifikasi, memperoleh, dan mengelola sumber daya informasi yang dibutuhkan untuk memenuhi keperluan pemakai.

§  Elemen-elemen yang diperlukan adalah:

1)      Kesadaran bahwa keunggulan kompetitif dapat dicapai melalui sumber daya informasi yang unggul.

2)      Kesadaran bahwa jasa informasi adalah suatu area fungsional utama.

3)      Kesadaran bahwa CIO adalah eksekutif puncak.

4)      Perhatian pada sumber daya informasi perusahaan saat mambuat perencanaan strategis.

5)      Rencana strategis formal untuk sumbe daya informasi.

Strategi untuk mendorong dan mengelola end-user computing

Permasalahan Kasus

WATER EQUIPMENT TECHOLOGI COMPANY DI MEXICO
Water Equipment Technology Company (WETCO) adalah suatu perusahaan manufaktur sistem pengolahan air limbah indusrti yang berbasis di Chicago.Perusahaan ini beroperasi diseluruh dunia,termasuk Mexico City.Emilio Chavez adalah Direktur utama dari WETCO Mexico,dan baru-baru ini telah memutuskan untuk menerapkan SPIR. WETCO Mexico memiliki operasi komputer mainframe yang besar tetapi tidak pernah memiliki suatu rencana informasi strategis.Chavez mengirimkan E-mail (surat Elektronik)kepaa angota komite eksekutif lain,memberitahukan mereka mengenai maksudnya ,dan menanyakan pendapat mereka .Dia telah menerima jawaban dari seluruh tiga anggota:Benito Flores,wakil direktur manufaktur dan penjualan :Juan Alfarez,wakl direktur keuangan : dan Betty Wilson,wakil direktur sistem informasi.Direktur Chavez membaca jawaban –jawaban Email tersebut:

Dari Benito:
Saya telah banyak memikirkan SPIR sejak kita mendiskusikannya dalam pertemuan komite eksekutif terakhir.Saya ingin bagian manufaktur dan penjnualan mengembangkan rencana strategis kami sendiri,terlepas dari semua bagian organisasi lain-termasuk bagian jasa informasi.Kami memiliki sejumlah besar peralatan komputer yang kami gunakan untuk aplikasi kami sendiri,dan kami harus memiliki kebebasan untuk merencanakan bagaimaana peralatan tersebut,dan peralatan tambahannya,akan digunakan dimasa depan.Biarkan Betty dan Juan berbuat hal yang sama –mengembangkan rencana strategis mereka sendiri sesuai keinginan mereka .

Dari Juan:
Terima kasih atas kesempatan untuk mengungkapkan pendapat saya .Saya pikir semua tiga wakil direktur harus bekerja sama dalam mengembangkan suatu rencana strategis.Kita memiliki hubungan kerja yang baik dan bekerja sama dalam aktifitas lain.Tidak ada alasan untuk menganggap bahwa suatu pendekatannSPIR bersama tidak akan berhasil

Dari Betty:
Jasa informasi harus menyiapkan rencana sumber daya informasi strategis untuk seluruh Polybac Mexico .Juan dan Benito telah memiliki banyak tanggungjawab dalam area mereka yang berharga bagi permasalahan jasa infromasi.Berikan jasa informasi seluruh tanggungjawab perencanaan strategis.
Setelah Chavez membaca tiga jawaban itu,ia bersanar pada kursinya dan berkata :
“pertemuan komite eksekutif selanjutnya pasti akan semakin menarik.”

 

Tugas :

Anggaplah anda seorang konsultan ,dan direktur Chavez telah meminta anda untuk memberi saran paanya mengenai pendekatan SPIR.Buatlah sebuah memo kepadanya yang mencangkup:
Informasikan beliau keuntungan dan kerugian dari masing-masing tiga pendekatan itu.
Rekomendasikan pendekatan yang Anda yakin harus diterapkan.Iktisarkan secara ringkas alasan anda memilih pendekatan tersebut.

 

Jawaban nya :

Berikut ini adalah analisis yang telah saya lakukan terhadap ketiga pendapat dewan eksekutif masing-masing, sebagai berikut :

Benito Flores : cukup baik, karena mengutamakan perkembangan dari bagian manufaktur dan penjualan, disamping itu teknologi yang mereka punyai sudah sangat mendukung perkembangan pendekatan SPIR. tapi pendapat ini seakan – akan mengabaikan kenpentingan bagian departemen keuangan dan sistem informasi.

Juan Alfares : cukup baik, karena bekerjasama merupakan awal yang baik untuk mengutarakan masing-masing ide dari tiap depratmen. tapi di satu sisi pemikiran tersebut akan menyebabkan tiap departmen menjadi takut dalam mengambil resikonya masing-masing.

Betty Wilson : cukup baik,  karena sistem informasi bisa menjadi pengawas jalan nya informasi dalam pendekatan SPIR. tapi jasa informasi bukanlah satu-satu nya departmen yang terpenting dalam pendekatan SPIR, karena setiap departmen juga memiliki peranan yg cukup penting.

Berdasarkan pertimbangan yang telah saya lakukan terhadap 3 pendapat dari wakil direktur anda (Mr. Emilio Chaves) .  Saya membuat rekomendasi sebagai berikut :

dari Benito Flores : Alasan nya dengan memberikan kebebasan  kepada masing – masing bagian departemen akan membuat mereka cara yang lebih baik menurut cere mereka sendiri sehingga setiap masalah yg tidak dapat dipecahkan oleh bagian lain termasuk bagian sistem informasi dapat mereka atasi. Sehingga pendekatan SPIR lebih efektif dan efesien.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s